Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 18:31 WIB

Korban Bencana Semringah, Ribuan Sembako Dikirim ke Sumatra Pakai KRI dr Radjiman Wedyodiningrat

Author

Paket sembako untuk korban banjir Sumatera


INDOZONE.ID - Warga Sumatra yang terdampak banjir bandang cukup sulit dapat bantuan sembako. Padahal sembako jadi makanan pokok sehari-hari yang sangat dibutuhkan.

Melihat minimnya bantuan tersebut, Paguyuban Alumni Akpol 2005 Tathya Dharaka mengirimkan ribuan paket sembako untuk warga Sumatera yang terdampak bencana. Bantuan ini ditujukan untuk korban banjir bandang, banjir, dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di Sumatra.

Baca juga: TNI AL Kerahkan 5 Helikopter dan Kopaska untuk Pencarian - Evakuasi Bencana di Sumatera

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat langsung mengantar bantuan tersebut. Dalam kesempatan itu, mewakili keluarga besar Alumni Akpol 2005 dan ingin berbagi kebahagiaan untuk korban bencana. 

“Kami ingin saudara-saudara di Sumatera tahu bahwa mereka tidak sendirian. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka," ucap Wahyu Hidayat kepada wartawan.

Baca juga: DPR Dorong Penetapan Bencana Nasional di Sumbar, Aceh, dan Sumut

Sembako Dikirim Pakai Kapal

Seluruh bantuan dikirim menggunakan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat yang berlayar dari Surabaya menuju Sumatera Utara, sebelum nantinya didistribusikan ke berbagai daerah terdampak.

AKBP Wahyu Hidayat menutup dengan doa, berharap kondisi di Sumatera segera pulih dan masyarakat dapat kembali bangkit dengan kuat.

Seperti diketahui, bencana di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menyebabkan dampak besar bagi masyarakat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru bahwa hingga Minggu (30/11/2025) sore WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 316 orang, sementara ratusan warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Korban meninggal di Aceh mencapai angka 54 orang dan 55 lainnya masih dicari, di Sumatera Utara tercatat ada 172 orang meninggal dan 147 lainnya hilang, adapun di Sumatera Barat terdapat 90 orang meninggal dan 87 lain masih dicari. 

Tingginya jumlah korban dan luasnya wilayah terdampak membuat kebutuhan bantuan logistik, pangan, dan dukungan psikososial menjadi sangat mendesak. Kehadiran bantuan dari berbagai pihak, termasuk Paguyuban Alumni Akpol 2005, menjadi harapan bagi banyak keluarga yang kini kehilangan tempat tinggal dan akses terhadap kebutuhan dasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU