Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 21:30 WIB

Top 9 Militer Terkuat ASEAN 2025: Indonesia Unggul, Negara Mana yang Menyusul?

Author

Militer Indonesia menunjukkan profesionalisme tinggi di setiap medan latihan. (Sumber: Indonesia.go.id)

INDOZONE.ID - Kekuatan militer negara-negara Asia Tenggara kembali menjadi sorotan setelah Global Firepower (GFP) merilis ranking terbaru tahun 2025.

Lembaga analisis militer internasional ini menilai kapasitas pertahanan lebih dari 145 negara menggunakan lebih dari 60 indikator. Penilaian mencakup anggaran pertahanan, jumlah personel, teknologi persenjataan, kualitas alutsista, kapasitas industri militer, hingga kemampuan logistik. Hasil akhirnya dituangkan dalam Power Index (PwrIndx), di mana semakin kecil nilainya, semakin kuat kemampuan militer negara tersebut.

Tahun ini, Indonesia kembali menempati posisi pertama sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di ASEAN, mempertahankan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Presiden Prabowo Sejajar dengan Putin hingga Xi Jinping saat Hadiri Parade Militer Besar China

Berikut rangkuman 9 negara ASEAN yang masuk daftar Global Firepower 2025, lengkap dengan ulasan kapabilitasnya.

1. Indonesia – PwrIndx: 0.2557

Indonesia kembali berada di puncak berkat jumlah personel aktif dan cadangan yang besar, serta modernisasi alutsista yang terus dilakukan di tiga matra: darat, laut, dan udara. Investasi pada kapal fregat, pesawat tempur generasi baru, kendaraan tempur, serta program industri pertahanan dalam negeri turut memperkuat posisi Indonesia sebagai militer terkuat di Asia Tenggara.

2. Vietnam – PwrIndx: 0.4024

Vietnam terus menunjukkan kapabilitas tinggi dengan kekuatan darat yang besar, disiplin militer yang kuat, serta pengalaman tempur historis. Modernisasi peralatan mulai dari artileri, sistem rudal, hingga kendaraan tempur membuat posisi Vietnam stabil di peringkat dua ASEAN.

3. Thailand – PwrIndx: 0.4536

Thailand mempertahankan posisi tiga besar berkat armada udara yang solid, dukungan teknologi modern, serta anggaran pertahanan yang konsisten. Negara ini juga terus memperbarui sistem pertahanan udara dan memperkuat kemampuan militernya melalui kerja sama internasional.

4. Singapura – PwrIndx: 0.5271

Sebagai negara kecil dengan sumber daya terbatas, Singapura mengandalkan teknologi militer canggih dan sistem pertahanan yang sangat efisien. Investasi pada pesawat tempur F-35, kapal perang modern, kemampuan siber, serta pelatihan intensif menjadikan Singapura salah satu kekuatan paling maju di kawasan.

5. Myanmar – PwrIndx: 0.6735

Meski menghadapi tantangan politik dalam negeri, Myanmar tetap memiliki struktur militer yang besar dan terorganisir.
Negara ini masih mempertahankan berbagai armada darat dan udara yang membuatnya berada di tengah papan klasemen.

6. Filipina – PwrIndx: 0.6987

Filipina menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam pertahanan maritim akibat ketegangan di Laut Cina Selatan.
Program modernisasi berlangsung intensif, termasuk pembelian kapal perang, radar pengawasan, dan pesawat patroli.

7. Malaysia – PwrIndx: 0.7429

Malaysia berada di peringkat ketujuh dengan kapabilitas pertahanan yang cukup stabil.
Kekuatan utamanya berada pada matra laut dan udara, meski modernisasi alutsista berjalan lebih lambat dibanding negara tetangga.

Baca juga: Pesawat Angkut Raksasa Airbus A400M Tiba di Indonesia, Disambut Tradisi TNI AU

8. Kamboja – PwrIndx: 2.0752

Dengan anggaran dan jumlah personel terbatas, Kamboja berada di posisi bawah. Fokus negara ini lebih pada pertahanan dasar dan keamanan internal.

9. Laos – PwrIndx: 2.2663

Laos menempati posisi terakhir di ASEAN, namun tetap menjaga kemampuan pertahanan sesuai kapasitas nasionalnya. Negara ini lebih memprioritaskan stabilitas domestik dan pertahanan sederhana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Globalfirepower.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU