INDOZONE.ID - Tiga astronot asal Tiongkok, yang biasa disebut taikonaut, terpaksa menunda kepulangan mereka ke Bumi karena kendala pada kendaraan yang diduga telah ditabrak oleh serpihan luar angkasa.
Tiongkok memang dikenal sebagai salah satu negara yang sangat mandiri. Saat negara-negara besar lain seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa saling bekerja sama membangun International Space Station (ISS), Tiongkok memilih untuk membangun stasiun luar angkasa mereka sendiri yang disebut Tiangong.
Baca juga: Setelah 6 Bulan di Luar Angkasa, Kru Astronot China Shenzhou-19 Akhirnya Mendarat
Pada 24 April tahun ini, misi Shenzhou 20 membawa tiga astronot yang akan menghuni Tiangong selama kurang lebih enam bulan. Ketiga taikonaut tersebut adalah Chen Dong, Chen Zhongrui, dan Wang Jie. Mereka dijadwalkan pulang pada 5 November 2025, namun terpaksa harus tinggal lebih lama. Diduga, pesawat yang akan mengantar mereka kembali telah ditabrak oleh “sampah luar angkasa.”
Sampah luar angkasa tersebut merupakan serpihan-serpihan komponen buatan manusia seperti satelit, sisa roket, atau pesawat lain dengan berbagai ukuran. Meskipun terlihat melayang-layang tidak beraturan, benda-benda ini sangat berbahaya karena bergerak dengan kecepatan tinggi, setara dengan peluru yang ditembakkan.
Baca juga: Wang Yaping, Astronot Wanita Pertama China yang Naik Stasiun Luar Angkasa Baru
Belum diketahui sampai kapan perbaikan pesawat akan selesai. Hingga saat ini, masih ada dua kru misi yang menghuni Tiangong dan akan bergantian melaksanakan berbagai kegiatan luar angkasa seperti spacewalk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Space.com