Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 15:00 WIB

Hasil Pemeriksaan Polisi Terkait Dugaan Meteor Jatuh di Cirebon yang Viral

Author

Dugaan meteor jatuh di Cirebon yang viral di media sosial. (Instagram/indramayuupdate)

INDOZONE.ID - Fenomena cahaya terang di langit Cirebon pada Minggu (2/10/2025) malam, sontak membuat heboh warga.

Banyak yang menduga bahwa itu adalah meteor jatuh. Namun, hingga kini pihak kepolisian belum menemukan bukti adanya benda langit yang benar-benar jatuh di wilayah tersebut.

Kepala Polresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu laporan masyarakat dan video viral soal cahaya misterius itu tersebar di media sosial.

Baca juga: Heboh Bola Api Melintasi Langit Cirebon, BRIN Pastikan Meteor Besar

"Begitu mendapat laporan dari warga dan informasi yang ramai di medsos, kami langsung menurunkan tim ke lapangan untuk memastikan kebenarannya," ujar Sumarni seperti dilansir Antara, Selasa (7/10/2025).

Tim gabungan dari kepolisian melakukan pengecekan di sejumlah titik yang disebut warga sebagai lokasi jatuhnya meteor, mulai dari kawasan Ciperna hingga Cirebon Timur.

Pemeriksaan dilakukan di jalur arteri, tol, dan beberapa wilayah perdesaan dengan melibatkan kepala desa setempat.

Namun, hasilnya masih nihil.

"Sampai saat ini belum ada temuan yang menunjukkan adanya meteor jatuh atau kejadian sejenisnya," tegasnya.

Sumarni menyebut, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon guna menelusuri kemungkinan adanya dampak di permukaan bumi, seperti bekas benturan atau kebakaran kecil.

Hingga kini, BPBD maupun aparat di lapangan belum menemukan tanda-tanda benda asing atau material yang diduga berasal dari luar angkasa.

"Kami mohon masyarakat tidak menyebarkan kabar yang belum pasti agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

View this post on Instagram

A post shared by Indramayu Update (@indramayuupdate)

Sementara itu, BMKG Stasiun Kertajati juga tengah mengumpulkan data terkait suara dentuman keras yang terdengar bersamaan dengan munculnya bola api di langit Cirebon.

Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, menjelaskan bahwa dari sisi meteorologi, dentuman bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari petir, gempa, hingga longsor.

Namun, kondisi cuaca saat kejadian terpantau cerah berawan dan tidak ada aktivitas awan konvektif yang biasanya memicu petir.

"Berdasarkan citra satelit, tidak terlihat indikasi awan konvektif di wilayah Cirebon saat itu," jelas Syifaul.

Baca juga: Duh! Kepala Wanita Ini Nyaris Dihantam Meteor yang Jatuh di Dalam Kamarnya

Sementara dari sisi astronomi, Profesor Thomas Djamaluddin dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan lain.

Menurutnya, fenomena cahaya dan dentuman besar itu memang sangat mungkin disebabkan oleh meteor berukuran cukup besar yang melintas di atmosfer dan jatuh di Laut Jawa.

"Saya memperkirakan meteor itu melintas dari arah barat daya melewati Kuningan dan Cirebon, lalu jatuh di Laut Jawa pada pukul 18.35–18.39 WIB,” ujar Thomas.

Dentuman keras yang terdengar di daratan kemungkinan besar terjadi akibat proses masuknya meteor ke lapisan atmosfer yang lebih rendah.

Meski begitu, hingga kini belum ada temuan langsung di darat maupun laut yang bisa memastikan lokasi jatuhnya benda langit tersebut.

Polisi dan lembaga terkait masih terus menyelidiki fenomena yang membuat warga Cirebon terkejut itu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU