Pasca Kericuhan di Jakarta, Polisi Gelar Pangan Murah untuk Masyarakat hingga Sebar Beras Gratis ke Ojol
NDOZONE.ID - Di tengah dampak dari kericuhan pasca demo di DPR RI beberapa waktu kebelakangan, Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya membantu masyarakat. Bantuannya berupa menyediakan pangan dengan harga murah.
Kegiatan itu diketahui digelar secara nasional. Di Jakarta sendiri, Polda Metro Jaya menjadi lokasi Gerangan Pangan Murah (GPM).
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. Ade Safri mengungkap jika pihaknya ikut mengawasi pelaksanaan GPM tersebut.
Baca juga: Polisi Bebaskan Demonstran yang Ditangkap saat Demo di Gorontalo
"Polri hadir turun langsung memantau jalannya distribusi. Pengawasan ini bertujuan memastikan agar pelaksanaan GPM berjalan lancar, transparan dan tepat sasaran," kata Ade Safri kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).
"Dengan begitu, masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari program yang digagas Polri," sambungnya.
Kegiatan ini juga disertai distribusi lima ton beras. Beras tersebut tentunya memiliki harga sangat terjangkau.
"Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri melalui penyaluran beras SPHP (stabilitas pasokan dan harga pangan) dengan harga terjangkau, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari capaian distribusi beras SPHP yang baru mencapai 5,87 persen dari target Agustus 2025," bebernya.
Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Indag Ditreskrimsus AKBP Ardila Amry mengatakan kegiatan tersebut juga sebagai langkah menjaga stabilitas pangan secara nasional.
"Dengan dukungan berbagai pihak, Polri ingin memberikan kepastian bahwa stok beras tersedia dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan maupun lonjakan harga," jelas Ardila.
Disebar Gratis untuk Ojol
Di sisi lain, Polda Metro Jaya khusus momen ini membagikan beras dibagikan gratis kepada warga, petugas kebersihan hingga para pengemudi ojek online.
Baca juga: Peran Demonstran yang Sempat Ditangkap Polda Gorontalo: Dua Orator, Sisanya Ikut-Ikutan
Padahal sejatinya, beras tersebut jika dijual dibanderol dengan harga Rp11 ribu per-kilogram.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan