Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 10:35 WIB

Super Garuda Shield 2025 Resmi Dimulai: Latihan Ketangguhan Militer Multinasional Hadapi Tantangan Regional

Author

TNI Gelar Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield 2025 (tni.mil.id)

INDOZONER.ID - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2025 resmi dimulai di Indonesia. TNI menggelar latihan militer multinasional terbesar ini dengan melibatkan ribuan prajurit dari dalam negeri maupun negara sahabat.

Kegiatan tersebut menjadi simbol kerja sama pertahanan yang erat dan strategi menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Pembukaan latihan berlangsung di Gedung Yos Soedarso, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Cipulir, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025. 

Acara dipimpin Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. 

Baca juga: Imam Masjid Ditusuk Pengguna Narkoba saat Pimpin Salat Subuh

Dalam pidato yang dibacakan, Panglima TNI menekankan bahwa latihan ini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga membangun hubungan persahabatan. 

“Latihan ini adalah wadah kepercayaan, jembatan persahabatan, serta mercusuar komitmen bersama kita untuk menjaga perdamaian dan stabilitas,” tegas Tandyo Budi Revita. 

Super Garuda Shield 2025 disebut sebagai kelanjutan dari suksesnya latihan tahun sebelumnya. 

Skala kegiatan kali ini jauh lebih luas dengan partisipasi negara sahabat yang mengirimkan personel, alat utama sistem senjata (Alutsista), serta perwira pengamat.

Baca juga: Demo di DPR Ricuh: Pos Polisi Dirusak, Tenda Aparat Dibakar di Slipi

Hadir dalam acara, Komandan Komando Indo-Pasifik AS Laksamana Samuel Paparo menilai latihan ini menjadi salah satu yang paling penting di kawasan. 

Menurutnya, Super Garuda Shield mendukung kesiapan dalam operasi lintas udara, manuver maritim, perencanaan staf, hingga operasi di pesisir dan hutan. 

“Latihan ini membangun interoperabilitas dan ketangguhan. Latihan ini memastikan bahwa sebagai sebuah tim bangsa-bangsa, kita dapat menghadapi tantangan regional.” tambahnya.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan, selain memperkuat hubungan pertahanan, kegiatan ini juga membuka ruang pertukaran teknologi militer dan pengalaman antarnegara peserta.

Baca juga: Detik-Detik Pemuda di Sumenep Terjatuh dari Atas Sound System saat Festival Sepeda Hias

Hal ini mendukung visi TNI menuju kekuatan profesional dan modern yang adaptif terhadap perubahan global.

Super Garuda Shield sendiri awalnya merupakan latihan bilateral antara TNI AD dan Angkatan Darat Amerika Serikat. 

Kini, latihan tersebut berkembang menjadi latihan multinasional terbesar di kawasan. Kehadiran puluhan negara peserta menandakan pengakuan dunia atas peran penting Indonesia di Indo-Pasifik.

Latihan tahun ini diselenggarakan di sejumlah lokasi strategis di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Baturaja (Sumatera Selatan), serta Dabo Singkep (Kepulauan Riau). 

Baca juga: CFD Banyuwangi Memerah Putih: Bupati Ipuk Pimpin Senam dan Lomba Agustusan

Materi yang dilatihkan tidak hanya mencakup operasi darat, laut, dan udara, tetapi juga operasi gabungan serta simulasi penanganan bencana.

Dengan skala besar dan keterlibatan banyak negara, Latgabma Super Garuda Shield 2025 memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis sekaligus pilar keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tni.mil.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU