Rabu, 30 JULI 2025 • 17:12 WIB

BMKG Deteksi Gelombong Tsunami 19 Cm di Pelabuhan Sarmi Papua

Author

Ilustrasi laut. (ANTARA/Adiwinata Solihin)

INDOZONE.ID - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melaporkan telah mendeteksi gelombang tsunami setinggi 19 cm di Pelabuhan Sarmi, Papua, pada Rabu (30/7/2025), sore WIT.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Deteksi ini mengindikasikan gelombang tsunami telah masuk wilayah Indonesia.

Diketahui, tsunami ini merupakan dampak dari gempa berkekuatan M 8,7 yang mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada pagi tadi. 

“Tsunami terdeteksi di tsunami gauge Pelabuhan Sarmi, Papua/TS.SARMI setinggi 19 centimeter,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Rabu (30/7/2025).

Baca juga: Akibat Gempa M 8,7 di Rusia, Jepang Dihantam Tsunami 60 Cm

Berdasarkan deteksi gelombang di Sarmi, BMKG mengimbau masyarakat pesisir, terutama di kawasan  Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo yang sebelumnya berstatus waspada tsunami, untuk antisipasi.

Darmono menegaskan, hingga ada pernyataan resmi BMKG soal pencabutan peringatan dini tsunami, masyarakat di sekitar kawasan tersebut disarankan menjauhi pantai, minimal sejauh 1 km.

BMKG memperkirakan, bahwa gelombang pertama tidak selalu yang terbesar. Oleh sebab itu, masyarakat harus tetap waspada.

Sementara itu, demi keamanan dan keselamatan masyarakat, BMKG berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD setempat, TNI/Polri, hingga aparat desa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU