Jumat, 25 JULI 2025 • 09:25 WIB

Tegas! Kakorlantas Siap Cabut Jabatan Anggota Polantas Jika Lakukan Pungli

Author

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Dok istimewa)

INDOZONE.ID - Kepala Korps Lali Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan jika dirinya tidak akan ragu-ragu mencopot anggota polisi lalu lintas yang terbukti melakukan pungli

Pencopotan polantas itu bahkan dipastikan dilakukan dalam waktu cepat.

"Kalau ada anggota saya yang main-main, apalagi sampai melakukan pungli, saya tidak segan copot hari itu juga," kata Irjen Agus seperti dikutip pada Jumat (25/7/2025).

Baca juga: Pemobil Viral Terkait Polantas Persoalkan SIM Jakarta Kini Sudah Ditemukan

Hal tersebut disampaikan Kakorlantas dalam acara Polantas Menyapa yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Hotel Wyndham Garden Yogyakarta pada Kamis, 24 Juli 2025 kemarin.

Irjen Agus meminta masyarakat untuk tidak ragu-ragu melapor jika menemukan adanya ulah polantas yang nakal melakukan pungli.

"Silahkan laporkan. Bila terbukti saya tindak,” tegasnya.

Masih dalam sambutannya pada acara itu, Kakorlantas sekaligus membahas berkaitan dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas.

Dikatannya, pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan keselamatan jalan khususnya dalam sektor angkutan logistik. 

Baca juga: Klarifikasi Polda Metro Soal Viral Polantas Permasalahkan SIM Bukan Dari Jakarta, Sebut Salah Ucap

Dia bahkan menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas hingga 50 persen secara nasional. 

"Kalau kita konsisten, kompak dan tegas dalam kebijakan, laka lantas bisa turun secara signifikan. Keberhasilan Operasi Ketupat 2025 menjadi bukti karena kita terapkan langkah-langkah yang tegas dan terukur," kata Agus.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Irjen Pol Arif Rachman menyoroti pentingnya pendekatan sosial dalam penyelesaian masalah kendaraan over dimensi dan overload.

"Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas mengedepankan modal sosial seperti rasa memiliki, kepercayaan, komunikasi efektif dan kebersamaan dalam mengatasi kendaraan over dimensi dan overload. Ini harus menjadi basis dalam membangun koordinasi dan kolaborasi lintas sektor," ujar Arif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU